Radiator mobil.
Radiator mobil.

Arquivinho.com, Mesin mobil yang terus digunakan biasanya akan cepat panas, oleh karena itu dibutuhkan sistem pendingin suhu supaya mesin mobil Anda dapat digunakan terus menerus dengan kinerja yang maksimal. Sistem pendingin suhu pada mesin mobil terdiri atas tiga hal yang sangat penting, yaitu udara, minyak pelumas dan cairan pendingin. Ketiga komponen ini saling terkait satu sama lain dan menentukan efisiensi kinerja mobil Anda. Salah satu sistem pendingin suhu, yaitu cairan pendingin berada pada tempat yang dinamakan radiator mobil.

Radiator mobil.
Radiator mobil.

Radiator sebagai tempat penampung utama cairan yang didinginkan. Oleh karena itu, kondisi radiator harus selalu Anda jaga dan dirawat supaya dapat bekerja dengan baik. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan radiator Anda baik bagian dalam maupun bagian luarnya.

Pada bagian luar radiator, terdapat kisi-kisi tipis yang memiliki fungsi sebagai jalur keluar dan masuknya angin. Jika bagian ini tersumbat oleh kotoran, maka bisa dipastikan bahwa volume angin yang mengalir bisa berkurang bahkan terhambat sepenuhnya dan mengakibatkan proses pendinginan menjadi tidak maksimal.

Sedangkan pada bagian dalam radiator, permasalahan yang paling sering terjadi adalah komponennya yang berkarat, terutama untuk radiator yang sudah lama atau berumur. Sirkulasi sistem pendingin akan terhambat karena karat tersebut, atau jika karat yang terjadi sudah parah, maka bisa melumpuhkan total sistem sirkulasi pendinginnya.

Radiator mobil.
Radiator mobil.

Namun, sekarang Anda tidak perlu khawatir, berikut ini akan kita bahas bagaimana cara mudah merawat radiator untuk mobil Anda yang benar supaya dapat awet dan bisa di gunakan dalam waktu yang panjang, yaitu:

Periksa volume air radiator.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan saat merawat radiator mobil adalah memantau volume air radiator. Jangan sampai kehabisan air karena bisa berakibat fatal. Namun, kurangnya volume air radiator tidak selalu disebabkan oleh kebocoran pada tangkinya. Hal ini bisa disebabkan oleh temperatur yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan tekanan yang tinggi pula pada bagian tangkinya.

Jangan mengisi air menggunakan air keran.

Karena air radiator berfungsi sebagai pendingin mesin dan juga mencegah timbulnya karat, maka gunakanlah cairan khusus seperti radiator coolant yang nantinya dapat memaksimalkan fungsi radiator. Jika Anda menggunakan air keran atau air mineral dapat menimbulkan resiko korosi pada radiator karena kandungan zat besi yang ada dalam air tersebut.

Menguras air radiator secara rutin.

Supaya air radiator dapat berfungsi dengan baik, maka Anda harus rajin mengurasnya sesuai dengan anjuran produsen mobil yang Anda gunakan.

Memilih radiator coolant yang tepat.

Pemilihan air radiator tidak boleh dilakukan sembarangan, hal ini dikarenakan pada saat radiator mulai panas, maka akan terjadi reaksi kimia. Jika kondisinya radiator coolant yang Anda pilih tidak sesuai dengan mesin mobil, maka justru bisa menghasilkan endapan yang akan membuat tangki radiator menjadi berkarat dan cepat rusak.

Tutup radiator.

Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan dalam merawat radiator adalah memastikan bahwa tutup radiator Anda telah tertutup rapat setelah dibuka. Jadi, saat mesin mobil Anda dalam keadaan panas, maka radiator coolant tidak akan keluar atau terjadi kebocoran.

Itulah beberapa cara mudah merawat radiator mobil yang bisa Anda lakukan supaya radiator Anda bisa terjaga kualitasnya. Sebagai tambahan, Anda bisa mendapatkan radiator coolant yang sesuai dengan jenis mobil Anda di toko sparepart mobil maupun situs belanja online langganan Anda, pastikan bahwa radiator coolant tersebut adalah cairan asli dan bukan barang palsu supaya dapat memaksimalkan proses pendinginan pada mesin mobil Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here