dokter umum jakarta pusat

Bagi yang pernah merasakan pelayanan kesehatan dari puskesmas atau rumah sakit, pasti sudah tahu tentang dokter umum. Dokter umum merupakan istilah untuk dokter yang memiliki fokus untuk mengobati permasalahan kesehatan dan gejala umum yang dialami pasien. Dokter umum juga lebih dikenal sebagai dokter layanan tingkat pertama. Dimana memiliki peran untuk memberikan pencegahan, diagnosa, penanganan awal, serta memberi rujukan ke dokter spesialis jika diperlukan. Dibandingkan dengan dokter spesialis, jumlah dokter umum terbilang lebih banyak dan mudah untuk ditemui pada puskesmas maupun rumah sakit. Termasuk juga jika Anda mencari dokter umum Jakarta Pusat di puskesmas maupun rumah sakit di terdekatnya.

Secara umum, antara dokter umum dengan dokter spesialis memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Dimana dokter umum memberikan layanan kesehatan secara menyeluruh terhadap pasiennya. Selain itu, dokter umum juga berperan penting untuk memberikan perawatan medis awal dan berkelanjutan pada pasien dari segala macam usia, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Dokter umum juga kerap dilibatkan dalam berbagai disiplin ilmu medis lainnya demi kesembuhan pasien. Tidak hanya bekerja di puskesmas atau rumah sakit saja, dokter umum biasanya juga bekerja di klinik pribadinya.

dokter umum jakarta pusat

Dokter umum tidak terikat untuk mengobati bagian atau organ tertentu saja seperti dokter spesialis. Sehingga dokter umum memiliki keahlian yang lebih luas dalam menangani pasien. Saat Anda berobat ke dokter umum Jakarta Pusat maupun dokter umum di daerah Anda, ada daftar penyakit yang mampu ditangani, antara lain:

  • Infeksi saluran pernapasan akut.
  • Penyakit pada paru-paru, seperti asma, pneumonia, bronkitis akut, dan tuberkulosis paru tanpa komplikasi.
  • Sakit kepala, migrain, dan vertigo.
  • Mabuk perjalanan.
  • Kejang demam.
  • Gangguan tidur.
  • Infeksi jamur, bakteri, dan parasit.
  • Hipertensi.
  • Nyeri otot dan sendi.
  • Masalah pencernaan, seperti penyakit diare, asam lambung, gastritis, dan konstipasi
  • Alergi makanan, keracunan makanan, serta intoleransi makanan.
  • Infeksi saluran kemih (ISK).
  • Anemia.
  • Demam tifoid.
  • Reaksi anafilaktik.

Namun perlu diketahui ada beberapa penyakit yang tidak bisa ditangani oleh dokter umum secara menyeluruh, seperti epilepsi, meninigitis, penyakit paru obstruksi kronik (PPOK), glaucoma akut, dan gagal jantung. namun pada kasus penyakit tersebut, dokter umum tetap memiliki tanggung jawab untuk memberikan perawatan awal atau pertama dan memastikan pasien dalam kondisi stabil, serta mencegah terjadinya komplikasi berlanjut. Biasanya pasien dengan penyakit tersebut akan diberi rujukan oleh dokter umum untuk ke dokter spesialis agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Adapun standar kemampuan yang wajib dimiliki oleh dokter umum adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki keahlian anamnesis (wawancara medis) kepada pasien.
  2. Memiliki keahlian melakukan pemeriksaan fisik untuk mendiagnosis dan menentukan pengobatan yang sesuai.
  3. Mampu meresepkan obat berdasarkan penyakit yang diderita pasien.
  4. Mampu memberikan vaksinasi dan perawatan terhadap luka.
  5. Mampu memberikan konseling mengenai pemeliharaan kesehatan yang baik.
  6. Mampu melakukan rehabilitasi medis dasar kepada pasien dan masyarakat untuk mencegah komplikasi penyakit yang lebih lanjut.
  7. Bisa melakukan pemeriksaan penunjang sederhana, seperti tes darah, tes urine, serta mampu menginterpretasi hasil tes.

Nah, itu tadi sedikit banyak tentang peran dokter umum yang perlu Anda ketahui. Agar mendapatkan hasil yang maksimal saat berobat ke dokter umum Jakarta Pusat atau dokter umum langganan Anda, persiapkan daftar gejala yang dialami, obat yang bisa dikonsumsi, laporan hasil pemeriksaan yang pernah dijalani, dsb.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here